Jiwa yang hilang

January 10, 2009 diajeng81

Akankah kau melihatku saat ku jauh…

Akankah kau merasakan kehilanganku…

Jiwa ku yang telah mati… bukan cintaku..”

Ketika sebuah harapan dan penantian tidak berakhir indah yang ada serasa setengah dari jiwa kita melayang jauh pergi meninggalkan diri kita, sehingga yang ada hanya kehampaan yang tersisa

Meski hampa dan pahit yang tersisa ada kepuasaan yang unlimited yang di rasakan karena membutuhkan suatu keberanian yang luar biasa untuk sebuah KEJUJURAN, jujur akan hati dan jujur akan sebuah harapan, dan ada suatu keyakinan akan penantian dan harapan ini suatu hari nanti akan berakhir indah mungkin….

Spesial thanks to :

1. Bahu seseorang yang karenanya ku menangis dan karenanya ku ingin bangkit dan mencoba untuk mulai mencari jiwa yang hilang kembali

2. Capucinno circle K pinggir pantai kuta yang menghangatkan dan menenangkan aku di suatu sore sehingga aku tidak termehek -mehek kembali

3. Gembul…. am sorry untuk semuanya akhirnya ku menyadari arti mencintai dan di cintai

4. Ngodod…, well, ide gila mu membuatku bangkit dan bersemangat kembali untuk mulai harapan baru…thanks fren (”,)

Entry Filed under: Uncategorized

1 Comment Add your own

  • 1. budi  |  January 17, 2009 at 6:53 am

    tulisan yg bagus.
    ada bakat jadi sastrawan

Leave a Comment

Required

Required, hidden



Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed



Pages

Categories

Calendar

January 2009
M T W T F S S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts